Home » Agenpos Informasi » Mencapai agen pos yang lebih profesinal melalui semangat Entrepreneur

Mencapai agen pos yang lebih profesinal melalui semangat Entrepreneur

Sunday, June 1st 2014. | Agenpos Informasi

Mencapai agen pos yang lebih profesinal melalui semangat Entrepreneur

Mencapai agen pos yang lebih profesinal melalui semangat Entrepreneur, PT. Pos Indonesia, merupakan salah satu Badan Usaha Milik Negara ( BUMN), yang  keberadaannya hingga kini masih sangat dibutuhkan oleh masyarakat. Kantorpos pertama didirikan di Batavia (sekarang Jakarta) oleh Gubernur Jendral G.W Baron van Imhoff pada tanggal 26 Agustus 1746 dengan tujuan untuk lebih menjamin keamanan surat-surat penduduk, terutama bagi mereka yang berdagang dari kantor-kantor di luar Jawa dan bagi mereka yang datang dari dan pergi ke Negeri Belanda. Hingga saaat ini PT.Pos Indonesia mempunyai jaringan infrastuktur mencapai sekitar 24 ribu titik layanan yang menjangkau 100 persen kota/kabupaten, hampir 100 persen kecamatan dan 42 persen kelurahan/desa, dan 940 lokasi transmigrasi terpencil di Indonesia. Seiring dengan perkembangan informasi, komunikasi dan teknologi, jejaring Pos Indonesia sudah memiliki 3.700 Kantorpos online, serta dilengkapi elektronic mobile pos di beberapa kota besar. Dengan cakupan jaringan yang luas,merupakan suatu hal yang sangat menguntungkan terutama bagi perkembangan PT.Pos Indonesia dewasa ini, dimana banyak sekali bermunculan jasa-jasa pengiriman atau logistik sejenis baik yang berasal dari jasa pengiriman lokal maupun luar negri.

Mencapai agen pos yang lebih profesinal melalui semangat Entrepreneur

Dalam perkembanggannya kantor pos telah menjelma dari postal company menjadi network company yang artinya apabila sebagai Postal Company perhatian Perusahaan lebih fokus, pada hanya menangani kegiatan usaha kiriman, yakni kirim surat/dokumen, uang dan barang, maka sebagai Network Company yang menjadi core business perusahaan adalah jaringan yang dimiliki, yakni jaringan fisik dan virtual, perkembangan tersebut tentu sangat membawa angin segar bagi para insan pos mengingat bahwa saat ini kantor pos diibaratkan perusahaan yang tempoe dulu, gempuran perkembangan komunikasi dan teknologi yang semakin moderen seperti HP, Email, internet memaksa PT.Pos Indonesia untuk berbenah diri, dalam berkompetisi supaya tidak tergerus oleh roda zaman.

Mencapai agen pos yang lebih profesinal melalui semangat Entrepreneur

Untuk mencapai hasil yang optimal PT.Pos Indonesia telah mengeluarkan rancangan Strategis arah pengembangan perusahaan tahun 2012–2016, yaitu:

1.Tahun 2012, sebagai tahun perbaikan dan memperkuat kondisi internal

2.Tahun 2013, penciptaan nilai melalui penyelarasan fokus target pasar dan produk, penetrasi pasar khususnya pasar korporasi dan penggunaan sumber daya yang lebih efektif dan efisien.

3.Tahun 2014 dan 2015, tahun intensifikasi penetrasi pasar dan mempertahankan pasar yang diraih secara berkelanjutan.

4.Langkah-langkah di atas menjadi landasan untuk transformasi berkelanjutan pada tahun 2016 dan selanjutnya.

Untuk mewujudkan hal tersebut tentunya perlu dukungan dari berbagai pihak, baik dari pemerintah, interen perusahaan mapun dari para insan pos, sehingga rancangan tersebut bukanlah rancangan yang tertulis jauh dari suatu tindak nyata. Kesadaran insan pos untuk memliki perusahaan haruslah kesadaraan yang mendarah daging sehingga, dalam menjalankan program-program perusahaan semua pihak dapat bekerja secara optimal untuk mencapai hasil yang maksimal.

Salah satu produk trobosan dari PT.Pos Indonesia adalah adanya agen pos, agen pos diibaratkan anak cabang dari PT.Pos Indonesia. Agen pos juga dapat dikatakan merupakan frinces dari PT.POS INDONESIA, lahirnya agen pos menandakan era pos yang lebih moderen dan lebih pintar dalam membaca kebutuhan pasar dewasa ini.dengan keberadaan frencises agen pos diharapkan titik pos keagenan dapat semakin luas dan berkembang, sehingga dapat memberikan income atau pendapatan bagi perusahaan dan memberikan kesejahteraan bagi para insan pos indonesia.

Mencapai agen pos yang lebih profesinal melalui semangat Entrepreneur

layanan yang disediakan adalah layanan yang meliputi :.

Surat dan paket

Pos espress (kiriman sehari sampai), Surat pos biasa (kiriman dengan menggunakan prangko), Paket pos (layanan hemat untuk pengiriman barang-barang berharga dalam cakupan nasional maupun internasional), Pos kilat khusus (Layanan untuk pengiriman dengan cakupan layanan antar 2-3 hari).

Jasa Keuangan – layanan POSPAY, antara lain :

Finance

(Angsuran Kredit) ADIRA Finance, (Federal International Finance) FIF, (Bussan Auto Finance) BAF, PT Summit Oto Finance (OTO Kredit Motor), WOM Finance, SUZUKI Finance, kreditplus, Prima Finance, Para Finance, PT Varia Intra Finance (VIF), Mandala Finance, BFI Finance, Avrist, PT Bhakti Finance, PT Semesta Citra Dana (Semesta Finance), Verena, MCF dan MAF, ITC Finance, Tunas Finance, Financial Multi Finance, GE Consumer Finance, Columbia Finance, Oto Multiartha, MBf, Mandiri Tunas Finance serta mitra lainnya.

Telekomunikasi

PT Telkom Indonesia, PT Telkomsel, PT Indosat (Mentari, Matrix, IM3), Bakrie Communications (Esia), PT Axiata Exelcomindo (XL), 3 (Three), PT NTS (Axis), Nusapro, Flash Mobile.

 Perbankan

(Kartu Kredit, Personal Loan) Bank Muamalat, ABN AMRO, AIG Lippo, Takaful, BNI, bii, TKI, BTN, citibank, HSBC.

Lain-Lain

PT PLN (Persero), Rekening Listrik, PDAM Tirta Dharma, PALYJA (Rekening Air Minum), Pajak, Asuransi (AIG Lippo, Wana Artha Life), Zakat, Sodakoh, Infaq dan lain-lain.

Layanan yang ada di agen pos saat ini merupakan layanan perwakilan yang paling banyak dibutuhkan oleh masyarkat, jadi tidak sepenuh dari layanan kantor pos pada umumnya, tapi hal tersebut tidak menyurutkan makna keberadaan dari agen pos ditengah masyarakat.Syarat untuk menjadi seorang agen pos sangatlah mudah dan tidak ribet bahkan pihak dari kantor pos tidak memunggut biaya apapun bagi pemohon yang ingin mengajukan diri menjadi agenpos. Syarat utama yang harus dimiliki seorang calon agenpos adalah calon agen tinggal menyiapkan satu perangkat komputer, printer, dan uang deposit minimal Rp 500.000. dan Untuk setiap pembayaran online yang diterima, setiap agen mendapatkan komisi Rp 750.

Dengan demikian, perhitungan jasa tidak dihitung dari nilai setoran melainkan aktivitas kegiatan pembayaran yang ada. Sedangkan, nominal pembayaran tak boleh melebihi deposit uang yang diserahkan agen kepada PT Pos Indonesia, begitu mudah dan mengguntungkan Dari point utama diatas penulis ingin memberikan arah masukan dan solusi, menggapa gaung untuk menjadi seorang agen pos tidaklah begitu terkenal di masyarakat kita.

Seperti kita ketahui saat ini banyak sekali agen-agen swasta pembayaran dan pengiriman yang merajai di tengah masyarat, jika ingin ditarik kesimpulan akan permasalahan diatas diakibatkan, karena promosi dari kantor pos mengenai keagennannya tidaklah begitu bagus,untuk dicermati dan sebagai bahan masukan kenapa PT.POS INDONESIA, tidak mencoba untuk membidik segmen pasar anak muda, seperti segmen anak-anak kampus, untuk membidik anak kampus, pihak pos bisa bekerjama dengan pihak kampus untuk mengadakan semacam workshop yang berfungsi sebagai media periklanan. Mungkin ada yang bertanya kenapa anak kampus?, karena jenjang perguruan tinggi merupakan jenjang dimana para mahasiswa dipersiapakan untuk menjadi sesorang yang mandiri dan dipesiapkan untuk dunia kerja yang sesungguhnya.

Dan agen pos bisa menjadi solusi yang paling menjanjikan bagi para kaum muda untuk manjadi seorang enterpeuner muda atau wirausaha muda mengingat, dunia kerja sekarang sangatlah terbatas Dari data Badan Pusat Statistik (BPS) angka pengangguran hingga saat ini sebesar 7,39 juta orang dari total angkatan bekerja 118,19 juta orang. Sedangkan orang yang bekerja mencapai 110,80 juta orang. Hal tersebut didukung dengan sistem keagenan yang mudah dan murah. Konsep entrepreneurship (kewirausahaan) memiliki arti yang luas.

Salah satunya, entrepreneur adalah seseorang yang memiliki kecakapan tinggi dalam melakukan perubahan, memiliki karakteristik yang hanya ditemukan sangat sedikit dalam sebuah populasi. Definisi lainnya adalah seseorang yang ingin bekerja untuk dirinya. entrepreneur bukan berarti pedagang. Namun, mereka yang punya semangat untuk kreatif, inovatif, berani mengambil risiko, serta mampu mengubah ”sampah” menjadi ”emas”. Adam Smith, yang kita kenal sebagai bapak ekonomi. Dalam pandangannya wirausaha berarti orang yang mampu bereaksi terhadap perubahan ekonomi, lalu menjadi agen ekonomi yang mengubah permintaan menjadi produksi. Skema alur promosi untuk mencapai young enterpeuner agen pos:

Pos masuk kampus workshop (seminar) Pos masuk kampus tentu saja merupakan satu hal baru yang layak untuk dicoba, mungkin bagi pertama mendengar hal tersebut dianggap suatu hal yang tidak masuk akal, tapi bagi saya segmen mahasiswa merupakan segmen lahan gembur yang perlu untuk diolah, pikirkan sekarang banyak sekali usaha-ushaa frencise yang dikelola anak muda, baik makan atau minuman, mungkin berawal dari usaha iseng antar anak muda tapi hasil yang mereka dapat apabila berhasil, lebih dari seorang pekerja kantoran. Maka untuk itulah agen pos harus mencoba untuk segmen anak muda, karena dibandigkan dari frencise makanan dan minuman agen pos merupakan frencise yang low risk, dalam arti lebih banyak keuntunggan daripada kerugian. Salah satu cara untuk memperkenalkan agen pos ke kalangan anak muda kampus dengan cara workshop atau seminar kerja nyata, yang artinya selain teori yang dilakukan juga diperlihatkan secara gambar bagaimana dan apa itu agen pos. Selain hal tersebut pihak pos bisa bekerjasama dengan para ukm kampus yaitu semacam usaha kerja media, untuk lebih memperkenalkan agen pos dikalangan mahasiswa, bisanya ukm yang berhubungan dengan dunia usaha merupakan ukm yang berada di fakultas ekonomi yang menaungi bidang kewirausahaan Yang pertama agen pos tidak kenal yang namanya kadaluarsa, apabila ada kenaikan harga tentu saja tidak berpenggaruh, lebih aman dan terpacaya, selalu dibutuhkan oleh banyak orang karena segmen jualnya adalah segmen yang merupakan rutinitas kewajiban yang harus dilakukan oleh masyarakat.

Dan untuk lebih mematangkan seorang young enterpeuner agen pos. Diharapkan pihak pos melakukan pelatihan-pelatihan keagenan agar para agen bisa berhasil, tentu saja hal tersebut akan membuat para agen merasa nyaman dan merasa tidak ditinggalkan apabila menhadapai kesulitan pelatihan keagenan nantinya bermanfaat untuk :

1. membantu calon agen menggunkan berbagai layanan aplikasi pos untuk para calon agen hal tersebut sangatlah penting mengingat bahwa banyak sekali respon-respon kode yang perlu dicatat dan diingat ketika berhadapan dengan gagalnya transaksi (baik dikarenakan angsuran diblokir (p18), masuk angsuran terakhir (G30),dll), penggunaan aplikasi juga tidak semudah yang dibayangkan, karena apabila terjadi salah transaksi tentu saja tidak bisa dibatalkan, dan tentu saja hal tersebut dapat merugikan bagi para calon agen pos.

2. memberikan solusi berbagai permasalahan teknis yang terjadi pada aplikasi pos permasalahan yang sering terjadi yang diakibatkan dari segi teknis adalah, mengenai jaringan dari modem yang digunakan sering tidak online, ada dua kemungkinan apakah terdapatnya ganas ( gangguan nasional), atau ada salah satu kabel dari jaringan modem ada yang lepas atau longgar, tentu dengan pengetahuan mengatasi ke dua masalah tersebut, para calon agen dapat lebih mengetaui solusi apa yang akan dilakukan tanpa harus menunggu teknisi yang datang.

3. memberikan sulosi marketing pasar keagenan untuk segmen pasar para calon agen dapat dibekali berbagai alternatif tempat yang stategis seperti pasar, perumahan atau pemukiman, daerah bisnis. Untuk agen pos pemilihan tempat haruslah pintar, mengingat sekmentasi pasarnya adalah para ibu rumah tangga, pekerja kantor, dll, yang mempunyai mobilitas pekerjaan yang tinggi serta tidak mempunyai waktu luang yang banyak.

4. memberikan pelatihan standar pelayanan pos pada umumnya seperti kita ketahui sebagai sebuah perusahaan jasa PT.POS INDONESIA memiliki standar pelayanan yang pakem, untuk itu sebagai seorang calon agen pos, standar itu juga harus dipahami dan diparktekkan dilingkungan agen pos berada, karena mutu pelayanan yang baik dapat menjadikan eratnya hubungan antara para agen dengan konsumen. Contoh dari Pelatihan standar pelayanan seperti sapa,senyum,salam ketika konsumen datang, dan juga pakem-pakem cara berpakain yang baik dan tidak berlebih Berikut skema alur jalan dari rancangan agen pos nantinya:

CALON AGEN POS

(calon agen pos datang ke kantor pos pusat terdekat dengan menyerahkan form aplikasi permintaan dan persetujuan menjadi seorang agen pos)

VERIFIKASI ADMINISTARSI OLEH POS

(hanya calon-calon agen yang serius yang akan diacc, untuk menentukan hal tersebut diharapkan pihak pos melakukan berbagai survey calon terlebih dahulu, apakah para calon serius atau tidak, dan setelah itu dilakukan proses wawancara oleh pihak pos)

PELATIHAN KEAGENAN

(pelatihan keagenan dilakukan sebelum pembukaan agen pos, hal tersebut dilakukan untuk mematangkan para calon agen dalam menjalankan usahanya)

AGEN POS YANG SUKSES

(Dengan niat, ketekunan, dan kerja keras, slalu berinovasi maka kesuksesan sorang agen pos dapat dicapai) Dan untuk memacu prestasi para eterpeuner agen pos, pihak pos bisa mengadakan kompetisi, antar sesama agen pos, penilian dapat dinilai dari berbagai aspek

1. Percaya diri (yakin, optimis, kemandirian dan kepemimpinan).

2. Originalitas (kreatif, inovatif dan inisiatif atau proaktif.

3. Berorientasi manusia (suka bergaul, comunity knowledge,berkomitmen dan responsif).

4. Berorientasi hasil kerja (Ingin berprestasi, tekun, teguh, kualitas Berorientasi keuntungan dan penuh semangat).

5. Berorientasi masa depan (pandangan ke depan dan pandai menebak peluang atau potensi dan mampu melihat pasar).

6. Berani mengambil resiko (suka tantangan dan perhitungan situasi). Dan bagi para pemenang dapat mendapatkan hadiah yang menarik seperti uang tunai. Semoga bermanfaat. Oleh Marisa Puspanigrum Sos Mencapai agen pos yang lebih profesinal melalui semangat Entrepreneur.

Advertisement
tags: , , ,

Related For Mencapai agen pos yang lebih profesinal melalui semangat Entrepreneur

Comment For Mencapai agen pos yang lebih profesinal melalui semangat Entrepreneur